Sejarah Perkembangan Mesin Cetak Kain Digital

Perekembangan Fashion memiliki jiwanya sendiri, selalu hidup dan berdampingan erat dengan Kehidupan Manusia,  dimana ada sekelompok manusia disana ada fashion, Perkembangan Fashion ini juga di dukung oleh Teknologi yang juga perkembanganya sangat pesat.

Dengan hadirnya teknologi, Fashion berkembang seperti air yang dijatuhkan dari lain, deras dan menyeluruh, menyentuh seluruh lapisan masyarakat, dari kalangan Muda sampai Tua, dari Orang Kaya sampai menengah kebawah.

Mesin Cetak Kain Digital

Dengan Hadirnya Teknologi Pula, Manusia kini bisa membuat segala yang di inginkan dari fashionya, jika zaman dulu Manusia menggunakan Teknik Tradisional untuk membentuk motif atau pola pada kain, kini dengan Teknologi yang ada, manusia hanya cukup menyediakan Desain yang di inginkan, dan Wolah… Teknologi merubahnya menjadi sesuatu yang menarik dan unik.Teknologi yang sedang kita bahas disini adalah, Teknologi Mesin Cetak Kain Digital, dan sekarang kita akan membahas sejarahnya.

Pada tahun 1664, Teknik Cetak Sablon dikenal, Teknik ditemukan Yujensai Miyasaki dan Zisukeo yang pada saat itu teknik ini digunakan untuk membuat Kimono, dimana jita tahu bahwa Kimono memilik banyak motif dan warna. Info yang saya dapat bahwa teknik ini ditemukan karena para pengrajin melakukan terobosan baru, karena pada saat itu kaisar jepang melarang  kimono yang memiliki motif tulisan tangan. Pada saat itu hasil dari cetak sablon tidak memiliki kualitas yang  baik seperti sekarang, karena saat itu masih menggunakan kain gasa dan dengan teknik pengecapan atau menggunakan model cetak.

 Pada tahun 1907 Samuel simon dari Inggris mulai menggunakan bahan Chiffon dalam cetak Sablon,  Teknik Sablon ini dikenal di banyak negara di Indonesia, teknik ini sebenarnya lebih dikenal dengan teknik Saring, namun di Indonesia lebih dikenal dengan Nama Sablon, yang berasa dari Bahasa Belanda, Schablon.

Perkembangan teknik ini sampai kepada Perang Dunia, pada saat Perang Dunia Berlangsung, teknik Sablon sangat popular untuk mencetak Bendera dan spanduk yang menjadi Antribut dari perang, perkembangan Teknik Sablon sangat Berjaya saat itu, namun kemudian pada tahun 2000 hadir teknik cetak baru, yang kita kenal sebagai teknik Print. Dimana pada teknik Print menggunakan media teknologi seperti Komputer dan Printer khusus yang kita sebagai Digital Printing.

Teknik ini tidak hanya bisa membuat berbagai jenis desain, tapi juga lebih ramah terhadap lingkungan, banyak keunggulan dari Teknik ini, diantaranya adalah, Tidak membutuhkan waktu yang lama dan memilikihasil yang lebih tajam serta jernih, Teknik ini juga memiliki modal yang relative kecil, sehingga sangat cocok untuk para pengusaha pemula untuk membuka usaha jasa ini.

Buat kamu yang ingin membuka Jasa Print Kain menggunakan Teknik ini, mungkin akan membutuhkan satu Staff khusus Desain Grafis, dimana staff itu memiliki kemampuan yang cukup, tapi kalau kamu sendri merupakan seorang Desain Grafis, ini tentunya bukan hal yang perlu di fikirkan. Untuk kamu tau, Teknik ini berkembang bukan hanya untuk mencetak Kain Busana loh, tapi juga bisa di gunakan untuk berbagai produk lain seperti, Goddy Bah, Lukisan, Sarung Bantal, Label Produk dan masih banyak yang lain.

Gimana sudah banyak tahu kan sekarang tentang print kain? Semoga Artikel ini bisa membantu kamu dalam mencari informasi yah. Semangat!

Reply